Chapter 1

Apa itu MAGANG ?

  • Jauh berbeda dengan ekspektasi
  • Terlihat sangat menarik sebelum mulai bekerja
  • Working culture industri maupun perusahaan yang sangat buruk
  • Pekerjaan yang menjauhkan saya dari keluarga
  • Tidak mengetahui fungsi kerja di perusahaan
  • Tidak sesuai passion yang saya miliki

Apa sih yang sebenarnya terjadi dengan mereka?

Apakah ke-galau-an ini disebabkan oleh kurangnya informasi mengenai pekerjaan mereka?

Dan mengapa permasalahan ini kerap muncul dan menghantui pekerja millennials yang notabene dapat mengakses berbagai informasi di internet?

Do Internship.

Menurut rmc.edu, Internship adalah salah satu cara terampuh untuk memahami pekerjaan yang diinginkan. Dan dengan mengetahui ini, kamu akan terhindar dari kesalahan dalam memilih pekerjan yang paling cocok dengan dirimu.

Lalu, apakah yang dimaksud dengan Internship atau Magang?

Bagaimana prosesnya? Apakah Magang dapat benar-benar membantu saya dalam melakukan pencarian jodoh pekerjaan impian?

Melalui Indonesian Internship Ultimate Guide, Bagian Pertama: Apa itu Magang? , kamu dapat memahami lebih mengenai:
Pengertian Magang (well, tak kenal maka tak sayang kan?)
Job vs Passion Checklist, temukan kecocokan passion dan pekerjaan idealmu disini
Siapa yang harus membaca ini:
  • Kamu yang sedang mengalami krisis pencarian jati diri (sekali lagi, ini bukan untuk pencarian jodoh)
  • Mahasiswa dengan kewajiban Magang (first, you hate Magang. But eventually, you will love it!)
  • Fresh Graduates yang berbulan-bulan belum mendapatkan pekerjaan (saya pernah mengalami ini)
  • Kamu yang lagi bosan dan perlu bacaan bermanfaat yang dapat merubah hidupmu

Pengertian dan Definisi Magang (Internship)

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa perguruan tinggi dan institusi pendidikan di Indonesia telah menjadikan Magang atau Internship suatu keharusan yang dijalani oleh para mahasiswanya, khususnya bagi mereka yang sedang berada di semester akhir.

Sebagai suatu kewajiban, mahasiswa tersebut telah dibekali pengetahuan mengenai dunia Magang dari institusi pendidikan terkait. Lain halnya dengan kamu yang bukan berasal dari institusi pendidikan yang mewajibkan magang. Kamu pasti merasa kebingungan dan berakhir dengan satu pertanyaan mendasar.

Apa itu Magang atau Internship

Banyak yang beranggapan bahwa Magang adalah momen ketika kamu membantu atasanmu dengan berbagai pekerjaan ‘bermanfaat’, seperti:

Nope! You are totally wrong dude.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh tim NusaTalent, pengertian Magang atau Internship adalah proses pemahaman pekerjaan dengan praktek kerja secara langsung di Industri terkait yang berakhir dengan perolehan skillset maupun networking penunjang karir di masa depan nanti.


Jadi, apakah semua Magang akan sesuai dengan riset yang kami lakukan?

Tidak juga.

Hal ini dikarenakan oleh adanya perbedaan konsep magang dari setiap perusahaan. Karena terkadang mereka memiliki culture yang berbeda dalam mengartikan fungsi anak intern serta pembatasan informasi yang dapat dimiliki para intern.

Apalagi, jika suatu company sedang men-develop suatu produk atau jasa baru yang masih bersifat confidential, mereka tentunya akan sangat berhati-hati agar informasi ini tidak bocor dan alhasil merugikan dirinya sendiri.

Oleh karena itu, ketika kamu ingin memulai proses magang di dalam suatu perusahaan, kamu harus menanyakan secara detail hal-hal seputar pekerjaan magang-mu nanti.

Magang / Internship menurut Hukum Indonesia

Pemerintah sangat peduli dengan setiap proses pemagangan yang akan kita jalani dan hal ini ditunjukkan dengan keseriusan pemerintah perumusan setiap pasal UU Ketenagakerjaan.

uuk uuk

Kamu tentunya tidak ingin hasil kerja payah-mu selama magang tidak dianggap oleh pemerintah bukan? Dan bayangkan masalah yang muncul jika status magang-mu dibutuhkan sebagai syarat kelulusan perguruan tinggi.

uuk uuk

Selain itu, permennakertrans No. 22/2009 melalui pasal 7 ayat 4 & 5 juga menjelaskan bahwa durasi maksimum bagi proses pemagangan di dalam wilayah Indonesia adalah 1 tahun. Jika durasi 1 tahun kurang cukup untuk mencapai tujuan akhir dari proses pemagangan, peserta magang dan perusahaan perlu melapor kepad dinas kabupaten / kota melalui pembuatan perjanjian magang yang baru.

Keuntungan dan Manfaat Magang

Seperti yang telah dijelaskan di bagian sebelumnya, melalui proses magang kamu diharapkan untuk bisa mengerti bagaimana proses kerja yang akan kamu jalani nanti.

Dengan melakukan internship, kamu juga dapat bertemu dengan orang – orang yang sepikiran denganmu. Jika kamu ingin menjadi seorang pengacara, tentunya kamu ingin berbincang dengan para pengacara lainya. Melalui proses magang, kamu dapat berkenalan dengan para pengacara senior ini sejak kamu masih belum lulus kuliah.

Dan melalui jaringan koneksi yang kamu buat selama magang, kamu bisa menemukan mentor dan rekan-rekan yang dapat membantu-mu di masa depan karir-mu.

Tidak hanya itu, melalui magang kamu dapat menemukan panggilan hidup-mu dan mengerti apa yang ingin kamu lakukan nantinya.

Dan tentu saja, jika kamu berhasil melakukan internship mu dengan baik, pastinya akan lebih mudah bagimu untuk diterima kerja di perusahaan magangmu. Lebih daripada itu, atasanmu bahkan akan merekomendasikan mu kepada perusahaan-perusahaan lain.

Dan pada akhirnya kamu akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keinginanmu.

Dengan begitu banyak benefit internship yang ada, sungguh sayang sekali jika kamu tidak mencobanya bukan?

Target Pencapaian Magang serta Durasi Magang Ideal

Dalam bekerja secara magang, kamu pastinya perlu menentukan durasi waktu intern-mu. Dengan memberikan dirimu sebuah target, kamu akan menjadi semakin terpacu untuk mempelajari dan memahami setiap detail dari pekerjaan idealmu dalam waktu yang ditentukan.

Oleh karena itu, dengan menetapkan durasi magang yang ideal, kamu jadi dapat membuat suatu list Target Pencapaian Magang yang akan kamu capai dalam jangka waktu yang sudah ditentukan sebelumnya.

Berikut adalah contoh Target Pencapaian Magang / Internship KPI (Key Point Indicator) yang dapat kamu buat untuk membantu-mu menyusun setiap target yang ingin kamu capai semasa magang:

Dalam 1 minggu pertama magang, saya harus dapat memahami tugas dan posisi saya dalam roda bisnis perusahaan magang.

Contoh: sebagai intern dari tim marketing, saya berfungsi untuk mendatangkan revenue (keuntungan) untuk perusahaan.

Dalam pertengahan masa magang, saya harus dapat menyelesaikan minimal 2 project yang diberikan atasan saya.

Contoh: sebagai intern dari tim web developer, saya dapat mengerjakan 2 project yang biasanya memakan waktu lebih lama dari yang diberikan kepada pekerja full time dari divisi saya.

Di akhir masa magang, saya harus dapat mengerjakan 120% tugas (secara kualitas maupun kuantitas) yang diberikan atasan saya.

Contoh: sebagai intern dari tim marketing, saya berhasil mendatangkan revenue (keuntungan) sebesar 150% dari yang diberikan atasan saya.

Saya akan menjadi intern yang baik.

Semua orang ingin menjadi baik. Namun baik dalam hal apa? Baik hati dan tidak sombong? Apakah ukuran yang dapat mengartikan seorang intern yang baik?

Temukan Passion-mu melalui Magang

Passion? Apa yang ingin saya lakukan sepanjang hidup saya?

Sebelum kamu masuk ke dunia kerja, tentunya kamu bertanya-tanya tentang apa passion yang kamu miliki. Apakah tempat kerja-mu nanti sesuai dengan passion yang berada di dalam lubuk hati-mu terdalam?

Sebelum menjawab pertanyaan yang membuat kita semua menggaruk-garuk kepala ini, yuk kita pahami terlebih dahulu apakah passion itu.

Berdasarkan Kamus Cambridge, passion adalah sesuatu yang sangat kamu sukai dan membuat kamu tertarik melakukannya. Dengan adanya passion, kamu menjadi lebih bergairah dan enjoy dalam melakukan hobi dan aktivitas pilihan-mu.

Contohnya, jika kamu memiliki passion di bidang kuliner, maka ketika kamu bekerja sebagai koki atau manager di sebuah restoran ataupun industry kuliner manapun, pekerjaan tersebut akan jadi sangat menyenangkan untuk dijalani.

Nah, apa yang akan terjadi ketika kamu mendaftar ke sebuah lowongan pekerjaan dan berakhir tidak menyukai pekerjaan tersebut karena ternyata passion-mu bukan ke arah sana? Jawabannya adalah:

Lakukan Magang / Internship

Yup, dengan melakukan magang / internship sebelum bekerja secara full-time, kamu dapat menemukan passion-mu dalam durasi kerja yang relatif lebih singkat dibandingkan kerja secara full-time. Dan akhirnya setelah magang, kamu dapat mengkonfirmasi apakah passionmu sesuai dengan pekerjaan yang akan kamu jalani seumur hidupmu.

Fun fact: Biasanya kontrak magang berdurasi sekitar 3 bulan – 6 tahun dan kontrak kerja full-time berdurasi minimal 1 tahun keatas.

Dibawah ini tim NusaTalent telah membuat Job vs Passion Checklist yang bisa kamu pakai setelah proses magang-mu untuk mengetahui apakah kamu memiliki kecocokan antara pekerjaan yang akan kamu jalani dan passion yang kamu miiki.

NusaTalent, Job vs Passion Checklist:

1. Komunitas Kerja

Ketika kita memulai kegiatan magang, kamu pastinya dapat merasakan apakah lingkungan kerja serta teman teman dalam komunitas kerja-mu sesuai dengan passion-mu dalam bekerja. Ketika kamu bekerja di lingkungan yang kondusif, kamu pasti akan semakin terpacu untuk bekerja dengan lebih giat dan maksimal.

Sebagai contoh: Jika kamu ingin bekerja menjadi seorang programmer, melalui magang kamu akan dapat memahami bahwa pekerjaan-mu akan dikelilingi dengan orang-orang yang biasanya lebih pendiam daripada komunitas kerja lainnya.

2. Perolehan Gaji

Selain komunitas kerja, kamu juga perlu mempertimbangkan apakah passion-mu sesuai dengan cara perolehan gaji yang akan kamu dapatkan sewaktu bekerja. Nah, kamu dapat menggunakan masa magang-mu untuk menguji kecocokan ini.

Jika kamu lebih ber-passionate untuk bekerja sambil mengejar target, kamu harus mempertimbangkan aspek ini secara matang.

Yang saya maksud di bagian ini adalah perbedaan perolehan gaji seorang sales dan pekerja administratif. Sebagai seorang sales, kamu akan dipacu untuk meng-close order yang perusahaan terima dan gaji-mu akan lebih bergantung pada hasil kerja-mu. Lain halnya dengan seorang admin yang memperoleh jumlah gaji yang lebih stabil.

3. Jenjang Karir

Dalam menentukan kesamaan passion dengan pekerjaan, alangkah lebih baik jika kamu mempertimbangkan rencana jenjang karir ideal-mu. Jika kamu memiliki sifat dan passion yang mengutamakan peningkatan / pertumbuhan, kamu dapat mencoba bekerja secara magang terlebih dahulu di sebuah startup. Karena pada umumnya, semua pekerjaan di startup akan mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar dan banyak yang dapat membuat kamu bertumbuh secara profesional dengan cepat.

4 Rutinitas

Checklist ini pun harus menjadi salah satu pertimbangan utama-mu karena rutinitas sangat erat berkaitan dengan passion seseorang. Tingkat kerja dengan rutinitas yang tinggi menandakan bahwa pekerjaan tersebut akan melakukan pekerjaan yang relatif sama setiap harinya.

Jika kamu adalah seseorang dengan tingkat kebosanan yang cukup tinggi, kamu tidak akan kuat bekerja dalam rutinitas yang sama setiap harinya. Untuk menghindari kesuntukan yang akan terjadi di masa depan nanti, kamu bisa mengecek Job vs Passion Checklist ini melalui magang.

5. Tes Kepribadian

Sewaktu saya masih kuliah, saya melakukan Tes Kepribadian terlebih dahulu untuk mengetahui karakter yang saya miliki secara umum. Dan dari hasil yang saya terima, saya mengerti bahwa saya adalah orang yang tidak menyukai rutinitas dan suka sekali dengan tantangan-tantangan. Melalui ini, saya dapat mulai mencari jenis pekerjaan yang cocok dengan kepribadian yang saya miliki.

Kamu dapat membuka 16personalities.com dan mengikuti tes yang diberikan secara gratis. Namun, kamu tidak boleh menjadikan hasil tes kepribadian ini sebagai hal yang mutlak karena kepribadian manusia sangatlah dinamis dan mudah berubah sesuai kondisi yang dialami.

Saya sangat berharap dengan adanya Job vs Passion Checklist ini, kamu dapat mengetahui tingkat kecocokan passion yang kamu miliki dengan pekerjaan yang akan kamu ambil nantinya. Dan kamu juga bisa menggunakan masa magang sebagai salah satu sarana untuk mem-verifikasi tingkat kecocokan ini.

Saya sangat berharap dengan adanya Job vs Passion Checklist ini, kamu dapat mengetahui tingkat kecocokan passion yang kamu miliki dengan pekerjaan yang akan kamu ambil nantinya. Dan kamu juga bisa menggunakan masa magang sebagai salah satu sarana untuk mem-verifikasi tingkat kecocokan ini.

Perbandingan antara Magang yang digaji dan tidak digaji (MANA YANG HARUS SAYA PILIH)

Dalam membandingkan Magang yang digaji dan Magang yang tidak digaji, kita harus merujuk kembali kepada UU Ketenagakerjaan yang terdapat di awal Chapter ini. Dalam peraturan Indonesia, perusahaan memang seharusnya memberikan gaji dan/atau uang transpor bagi peserta magang-nya. Namun pada kenyataannya, banyak sekali perusahaan yang tidak memberikan gaji kepada peserta magang.

Biasanya magang tanpa gaji ini lebih umum terjadi di perusahaan kecil – menengah dan juga startup. Dan secara garis besar, proses magang yang dilakukan di perusahaan besar, akan cenderung mendapatkan gaji.

Tidak hanya itu, biasanya peserta magang akan mengambil posisi magang yang ditawarkan walaupun tanpa digaji karena mereka berpikir akan mendapatkan pengalaman yang jauh lebih berharga dari gaji yang diberikan.

Yay! Kamu telah berhasil menyelesaikan

Indonesian Internship Ultimate Guide, Bagian Pertama: Apa itu Magang?

Sebelum kamu lanjut ke Bagian Kedua: Persiapan Magang, kamu dapat melihat poin - poin penting serta download-able files yang terdapat dalam Bagian Pertama: Apa itu Magang?
  • Ingat, Magang dapat membantumu mendapatkan pekerjaan di bidang yang kamu suka!
  • Kenali hak dan kewajibanmu selama Magang di dalam hukum Indonesia.
  • Dengan begitu banyak Manfaat Magang, sungguh disayangkan jika kamu tidak mencobanya.
  • Buatlah list Target Pencapaian Magang yang dapat kamu download disini: Target Pencapaian Magang.
  • Pahami tingkat kecocokan passion dengan pekerjaan impian-mu di sini: Job vs Passion Checklist.
  • Pilihlah Magang yang dapat memberikan manfaat terbesar bagi jenjang karirmu!

Chapter List

Chapter 1

Indonesia Internship Ultimate Guide.
Bagian Pertama: Apa itu Magang

Chapter 2

Indonesia Internship Ultimate Guide.
Bagian Kedua: Membuat Resume / CV